Menatap keesokan hari
Menyisakan perih mendalam di hati
Tak ubahnya seekor burung yang tak pernah keluar dari sangkar
Rasa takut kian menyelimuti
setiap kali mata melirikkan bola mata ke arah itu
Sepertinya lebih baik
mata ini terpejam
hingga gelap menghalangi...
Sinar esok tuk merambah relung hati
Apakah secercah asa tak mampu lagi ?
Memberikan ulur tangannya kepada...
sebuah material bernyawa ini?
No comments:
Post a Comment